JABIR BIN HAYYAN BAPAK KIMIA (720-813)

Wandi Budiman | 11/18/2014 | 0 komentar


Apakah ada yang tahu siapakah yang mendapat julukan bapak kima??? Ya jawabannya adalah Jabir bin Hayyan. Lalu siapakah beliau itu? Mari kita lebih dekat mengenal salah satu ilmuwan muslim ini.

Jabir bin Hayyan dilahirkan di kota Kuffah (Irak) jauh sebelum kota bagdad didirikan oleh khalifah al Mansyur di tahun 762 M.



Secara fisik beliau mempunyai perawakan yang tinggi dan berjenggot lebat, ia juga dikenal sebagai seorang yang sangat taat dalam beribadah. Salah satu kebiasaanya adalah beri’tikaf dalam suatu ruangan khusus di rumahnya. Beliau merupakan salah satu contoh bahwa orang yang berilmu adalah orang yang takut kepada Allah swt.

Setelah selesai sholat beliau memiliki kebiasaan untuk pergi ke ruang laboratorium yang berisi beberapa tabung, tempat pemanasan api, dan bahan-bahan yang ditimbang dalam ukuran-ukuran tertentu. Beliau telah merintis empisrisme sebagai metodologi ilmiah dengan melakukan berbagai eksperimen di laboratoriumnya. Baginya nilai ilmu kimia ditentukan oleh apa yang telah diuji serta dibuktikan kebenaranya melalui eksperimen, tanpa eksperimen kimia tidak ada artinya.

Ada banyak pemikiran cemerlang Jabir bin Hayyan yang dapat disebutkan diantaranya, Ia menolak anggapan bahwa pencampuran air Raksa (merkuri) dan belerang (sulfur) akan membentuk suatu benda yang baru yang berbeda dengan dua unsur pembentuk tersebut akan berubah secara keseluruhan. Menurutnya jida dapat diciftakan alat untuk memisahkan antara kedua unsur yang sangat halus tersebut tentu dapat diketahui bahawa masing-masing dari kedua unsur itu tetap utuh semua sifatnya, dan tidak terpengatuh sedikitpun. Pernyataan itu membuat orang mengatakan bahwa Jabir mendahului teori Atom Jhon Dalton yang muncul satu melenium kemudian.

Salah satu karya Jabir bin Hayyan yang terkenal adalah kitab al Kimya yang diterjemahkan kedalam bahasa latin oleh Robert of Chester di tahun 1144 dengan judul jika dibahasa inggriskan adalah The Book of The Composition of Alchemy.  Buku tersebut digunakan sebagai buku teks di Eropa hingga abad ke-18.  Semenjak itu banyak muncul revolusi ilmu kimia diantara tokohnya adalah Antoine Laurent Lavoiser.

Jabir juga membagi racun menjadi tiga bagian. Pertama adalah racun hewani, seperti racun ular dan kalajengking. Kedua, racun nabati atau yang berasala dari tumbuh tumbuhan, seperti narkotika dan ganja. Ketiga, adalah racun dari batu, seperti warangan dan air raksa. Ia pun menuliskan bagaimana cara untuk mengobati yang terkena racun tersebut.

Karya tulisnyapun penuh dengan kata-kata sastra dan banyak mengandung nasihat-nasihat. Diantanya nasihat beliau adalah untuk para ilmuwan yang sedang melakukan eksperimen; beberapa nasehat yang beliau wasiatkan adalah:
1.  Hendaklah anda sabr, tabah, selalu berhati-hati dan jangan berteman selain dengan orang yang anda percanyai.
2. Para ilmuwan tidak pernah bangga dengan banyaknya peralatan, akan tetapi mereka berbangga karena sistemnya yang baik.
3. Ikutilah keadaan alamiah yang anda kehendaki dari segala sesuatu yang alamiah.
Jabir bin Hayyan merupak seorang ilmuwan muslim yang memberikan inspirasi dan memberi penerangan bagi ilmuwan-ilmuwan sesudahnya, dengan karyanya beliau mendorong setiap manusia baik orang Muslim dan non Muslim untuk melakukan penelitian dan eksperimen untuk menemukan kebesaran ilmu Allah swt. Semoga Beliau mendapatkan karunia dan ridha dari Allah dan ditempatkan ditempat yang mulia di sisi-Nya. Amin

Dan kita selau generasi penerus ummat, semoga diberikan kekuatan untuk meniru dan mengembangkan setiap pemikiran beliau untuk kemajuan ummat. Amin ya Rabbal ‘Alamin. Wallahu ‘Alam Bish Showab.

50 Ilmuwan Muslim Populer, Muhammad Razi
[ILMUWAN MUSLIM- @Kawani]

Category: ,

About wandibudiman.blogspot.com:
Blog ini merupakan blog yang dikelola oleh Wandi Budiman, seorang manusia lemah yang selalu mencari keridhaan dari Tuhannya (Allah swt). Terimaksih sudah berkunjung ke Blog ini Semoga apa yang sudah di posting di Blog ini menjadi Sesuatu yang bermanfaat.Amin..

0 komentar