SAYYIDUL ISTIGHFAR (PEMIMPIN ISTIGHFAR)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menamakan dzikir dari do’a berikut ini sebagai sayyidul istighfar atau pemimpinya segala istighfar, Kenapa Rasulullah menamakannya demikian, mari kita simak penjelasan ringkas mengenai hal tersebut.

ISTIGFAR PUN PERLU ISTIGFAR.
Tabiat manusia adalah tidak ma’sum (suci) dari berbuat dosa dan kesalahan. Disamping itu, musuhnya pun banyak. Salah satunya, nafsu yang bertempat tinggal diantara dua sisinya, yang menghiasi kejahatan sehingga terlihat baik dan memerintahkan untuk melakukannya. 

وَمَا أُبَرِّئُ نَفْسِي إِنَّ النَّفْسَ لأمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلا مَا رَحِمَ رَبِّي إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَحِيمٌ (٥٣)

“Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang”.  QS. Yusuf [12] : 53