IBNU RUSYD FILSUF MUSLIM DUNIA

Wandi Budiman | 11/01/2014 | 1 komentar

Siapa motor pengeritik utama dari tokoh sebelumnya yang pernah kita bahas “Imam al-Ghazali”? jawabanya ya dia adalah Ibnu Rusyd. Tidak hanya seorang pengeritik, ia sendiri menelorkan pandangan – pandangan filsafatnya yang diakui kehebatannya oleh banyak orang, baik kalangan Muslim, yahudi, maupun Kristiani.

Nama lengkap Ibnu Rusyd adalah Abu al-Wahd Muhammad bin Ahmad Ibnu Rusyd. Oleh para penulis barat ia dikenal dengan nama Averroes. Berbeda dengan al-Ghazali yang dilahirkan dari keluarga yang kurang mampu, maka Ibnu Rusyd dilahirkan dari keluarga yang terpandang di Kordova, Andalusia (sekarang termasuk negara spayol).


Sejak kecil ia telah memiliki minat yang kuat untuk mempelajari beragam hal. Kegemarannya ini ditunjang dengan fasilitas publik yang terdapat di kordova. Kota tersebut memang terkenal memiliki perpustakaan besar yang menyimpan setengah juta buku! Sungguh sebuah ukuran yang menakjubkan untuk masa itu.

Kurang banyak bahan yang bisa saya kumpulkan untuk mengisahkan masa muda Inbu Rusyd. Namun, diketahui bahwa di pertengahan usia empat puluhan ia diangkat menjadi qadi (hakim) di sevilla dan kordova. Pengangkatan ini terjadi karena ia dianggap memiliki pengetahuan yang luas di bidang hukum.

Selain menjadi pakar di bidang hukum, ia juga terkenal sebagai seorang dokter. Di usia paruh baya, tepatnya lima puluh enam tahun, ia dipanggil ke marrekesh (wilayah maroko sekarang) untuk menjadi dokter istana oleh khalifah Abu Yaqub Yusuf dari dinasti Muwahhid. Kekhalifahan ini adalah tandingan dari kekhalifahan Abasiyyah. Namun, walaupun antara kedua kekhalifahan saling mengakui bahwa masing-masing paling benar, mereka saling bahu membahu untuk mengusir penjajah perang saling dari tanah palestina.

Dimasa khalifah Abu Yaqub Yusuf, kehidupan Ibnu Rusyd tidak mengalami gejolak yang berarti. Sedangkan pada masa al-Mansyur, anak dari Yusuf, nasib Ibnu Rusyd berubah. Beliau dicurigai menyebarkan ajaran yang menyimpang, berkaitan dengan pemikirannya dalam filsafatnya. Akhirnya, beliau dibuang. Pada usianya yang kke-72 tahun ia dipanggil kembali ke istana namun tidak lama kemudian beliau wafat.

Jasa-jasa Ibnu Rusyd yang paling dikenang adalah pemikirannya dibidang filsafat. Bukunya yang sangat terkenal, Tahafut at Tahafut (kekacauan dari kekacauan), adalah jawaban terhadap buku tahafut al falasifah (kekacauan dari para filusuf) yang dituli al-Ghazali. Karya inilah yang menyebabkan Ibnu Rusyd pada masa itu lebih dihargai di dunia Kristen dan Yahudi dibandingkan di dunia Islam.

Ibnu Rusyd juga terkenal sebagai seorang komentator pemikiran Aristoteles. Makna dari komentator di abad pertengahan adalah seorang penulis yang membuat suatu karya ilmiah atau filosofis yang menggunakan tulisan orang-orang terdahulu sebagai latar belakang dan kerangka kerjanya. Sesuai dengan pengertian itu, komentator Ibnu Rusyd merupakan suatu seri dari risalat-risalat yang menggunakan sebagian dari judul karya Aristoteles dan Ibnu Rusyd menguraikan isinya dengan kata-katanya sendiri.

Karya-karya filsafatnya seringkali menyebabkan ada yang menganggapnya sebagai orang yang tidak percaya kepada Tuhan. Pemahamannya seperti ini bukanlah suatu peryataan yang sehat dan tepat karena walaupun Ibnu Rusyd menyatakan bahwa kebenaran filosofil dapat diperoleh  melalui rasio, tetapi kebenaran religius heruslah berdasarkan keimanan.

Selain sebagai seorang filsuf, Ibnu Rusyd juga terkenal dalam pemikirannya dibidang kedokteran. Karyanya yang menonjol dibidang kedokteran, Al Kuliyat fi al Tibb (kuliah tentang Obat-obatan), diselesaikan pada saat Ibnu Rusyd berkepala tiga. Dalamnya buku tersebut ia menulis bahwa tidak ada orang yang dapat terkena cacar dua kali. Pemikirannya yang lain, yang relevan dengan keadaan sekarang adalah betapa bermanfaatnyaa olahraga bagi kesehatan. Ia juga menulis secara ilmiah dasar-dasar karantina dan menjelaskan bahwa terdapat penyakit yang penularannya dapat melalui persentuhan, atau memakai peralatan makan, minum, pakaian yang sama. [Kawani, @Ilmuwan Muslim].

Sumber : Muhammad Razi, 50 Ilmuwan Muslim Populer

Category: , , ,

About wandibudiman.blogspot.com:
Blog ini merupakan blog yang dikelola oleh Wandi Budiman, seorang manusia lemah yang selalu mencari keridhaan dari Tuhannya (Allah swt). Terimaksih sudah berkunjung ke Blog ini Semoga apa yang sudah di posting di Blog ini menjadi Sesuatu yang bermanfaat.Amin..

1 komentar