DEFINISI PUASA RAMADHAN

Unknown | 7/01/2012 | 0 komentar

Syaum Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam dan merupakan ibadah yang dilaksanakan secara tahunan artinya dilaksanakan hanya satu kali dalam satu tahun. Sebagai seorang Muslim kita harus mengetahui dan mempelajari tentang Syaum ramadhan agar ketika kita melaksanakan ibadah tersebut kita tidak bertanya-tanya pada diri kita apa sih syaum itu? apa sih Ramadhan itu. oleh karena itu disini akan disampaikan mengenai pengertian dari syaum dan pengertian dari Ramadhan.


1.Definisi Puasa ( Shiyam )

Dalam Islam nama sesuatu istilah  ( seperti sholat, zakat, puasa, iman islam dsb pent. ) dapat ditinjau dari  2 defini yaitu dari segi bahasa ( etimologi) & dari segi  syar'ii ( terminologi)               

* Dalam bahasa arab saum / shiyam ( puasa)   berasal dari kata : sooma –yasuumu- sauman

( صام يصوم أو صوما  )  secara etimologi ( bahasa) :

 عن الشيء الامساك و الامتناع artinya:  menahan diri & mencegah dari sesuatu. jika dikatakan :

 صام عن الكلام اى امسك عنه  ( puasa dari bicara artinya menahan diri untuk tidak berbicara ) sebagaimana Allah jelaskan tentang Maryam :

اني نذرت للرحمن صوما فلن أكلم اليوم انسيا ( مريم : 26 )

"sesungguhnya aku bernadar kepada Allah untuk berpuasa ( menahan diri ) maka aku tidak akan berbicara kepada manusia ( maryam : 36 )

   * Sedang dari terminologi ( istilah syar'ii ) adalah :

الامساك نهارا عن جميع أنواع الطعام و الشراب والشهوة الجنسية من طلوع الفجر الى غروب الشمس بنية العبادة لله عز وجل  

     Artinyan : menahan diri dari semua jenis makanan ataupun minuman serta hawa nafsu diwaktu siang dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari dengan niat ibadah kepada Allah semata. 

       Dan sebagian ahli fiqh ( fuqoha') mendefinisikan puasa dengan : menahan diri dari dua syahwat ( nafsu )  yaitu syahwat perut & syahwat kemaluan, dan dari segala sesuatu yang masuk kerongga ( perut ) dari semua jenis makanan & minuman serta obat-obatan baik yang bermanfaat ataupun yang berbahaya dengan niat mendekatkan diri kepada Allah & mengharapkan ridhoNya.

2. Definisi Ramadhan

Romadhan berasal dari kata : romadho – yarmidhu ( yarmudhu) – romadhon

 (  رمضا -    رمض- يرمض -) artinya : اشتد حره    sangat panas sekali / panas yang membera / panas terik.

             Berkata Imam Baqhowi dalam kitabnya : adapun yang shohih sesungguhnya romadhon itu nama bulan diambil dari kata ar ramdho' dan dia itu adalah:

 الحجارة المحماة لاانهم كانوا يصومون في الحر الشديد  ( batu yang panas membara karena sinar matahari, & mereka ( kaum muslimin ) pada waktu itu berpuasa dalam keadaan musim panas terik. Dan biasanya orang – orang Arab jika ingin memberi nama bulan  ( sesuatau ) sesuai dengan keadaanya yang waktu itu sangat panas sekali, dan dikatakan :

 سمي بذالك لأنه يرمض الذنوب اى    يحرقها    dinamakan ramadhan karena :bisa membakar dan menghapuskan dosa.

Khutbah & Nasehat Rasulullah SAW Dalam Menyongsong Bulan Ramdhan :                          " Dari Salman RA dia berkata : " Rasulullah SAW berkhutbah ditenggah tengah kami pada akhir bulan sya'ban, beliau SAW bersabda : " wahai manusia bulan yang agung, bulan yang penuh berkah telah menaugi kalian, Bulan yang didalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, bulan yang padanya Allah mewajibkan berpuasa, dan mensunnahkan qiyamullail, barang siapa pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah dengan satu kebaikan nilainya ( pahalanya ) seperti orang yang melakukan ibadah wajib pada bulan lain , dan barang siapa yang melakukan satu  ibadah wajib pada bulan itu nilainya ( pahalanya ) sama dengan tujuh puluh kali lipat ibadah wajib yang dilakukan pada bulan lainnya, bulan ramadhan adalah bulan sabar, sabar itu balasanya surga, ramadhan adalah bulan santunan, bulan ditambahkannya rizki orang mukmin.

          Siapa yang memberi makanan untuk berbuka pada seorang yang berpuasa, balasanya adalah ampunan terhadap dosa-doanya, dan dibebaskan dari neraka, & dia mendapatkan pahala sebesar yang didapat orang orang yang berpuasa, tanpa dikurangi pahala orang tersebut, shahabat bertanya : " ya Rasulallah diantara kami ada yang tidak memiliki makanan untuk berbuka yang dapat diberikan kepada orang yang berpuasa ?" Rasulullah SAW menjawab :" Pahala tersebut akan diberikan Allah, meskipun yang diberikan untuk berbuka bagi orang yang berpuasa hanya satu buah kurma, atau seteguk air atau sesendok mentega".

         Bulan ramadhan awalnya rahmat, tengahnya ampunan & akhirnya pemebebasan dari neraka,  siapa yang memberikan keringanan pada hamba sahayanya ( pembantunya) pada bulan itu Allah akan mengampuni dosanya, & dia dibebaskan dari neraka. Pada bulan ini perbanyaklah empat hal, dua diantaranya yang membuat kamu diridhoi Rabbmu & dua yang lainnya sesuatu yang sangat kamu butuhkan , dua hal yang membuat kamu diridhoi Rabbmu adalah:

    Bersaksi bahwa tiada Tuhan yang haq untuk disembah kecuali Allah &
    Kamu meminta ampunanNya.

Sedangkan dua hal yang sangat kamu butuhkan adalah :

    Kamu meminta surga kepada Allah &
    Kamu meminta perlindungan kepada Allah dari neraka.

Siapa yang memberi minum kepada orang yang berpuasa, Allah akan memberi minuman kepadanya dari telagaku yang tidak akan menjadi haus sampai dia masuk syurga " ( Hadist Riwayat Ibnu Khuzaiman )

Maraji' :
1. fikhus syar'ii muyassarun fi daui al kitab was sunnah, kitab ahkam as siyam karangan : syeikh muhammad ali as shobuni (terbitan al maktabah al 'isriyyah – beirut 2004 )

2. kamus al munawir karangan : achmad warson munawwir ( edisi kedua terbitan pustaka progressif  surabaya 2002 )

Category: ,

About wandibudiman.blogspot.com:
Blog ini merupakan blog yang dikelola oleh Wandi Budiman, seorang manusia lemah yang selalu mencari keridhaan dari Tuhannya (Allah swt). Terimaksih sudah berkunjung ke Blog ini Semoga apa yang sudah di posting di Blog ini menjadi Sesuatu yang bermanfaat.Amin..

0 komentar