PELAJARAN DARI IBADAH KUR'BAN

Wandi Budiman | 10/14/2013 |

Hari ini saya kebagian giliran ngisi KULKAS (Kuliah ringkas) di Masjid Amaliah Universitas Djuanda. Hari ini merupakan hari Arofah yaitu hari ke sembilan di bulan Dzulhijah. cari-cari materi alhamdulillah dapet dari buku "Ceramah Apa ya Hari ini" judulnya Mengambil Pelajaran dari Ibadah Kur'ban. Ini isi Kajiannya,.



ثُمَّ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ أَنِ اتَّبِعْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۖ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

123. kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): "Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif" dan bukanlah Dia Termasuk orang-orang yang mempersekutukan tuhan. QS. An-Nahl [16] 123

salah satu millah atau ajaran Nabi Ibrahim yang masih lestari dan dijalankan oleh ummat Muhammad (Ummat Muslim) adalah ibadah Kurban.

Ibadah kurban adalah ungkapan bagi penyembelihan hewan yang dilakukan pada hari raya idul adha. Ibadah ini dinamakan kurban karena semata-mata di lakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Kurban adalah ibadah yang tidak dapat dipisahkan dengan sejarah Nabi Ibrahim dan Putranya, Ismail as,

Kala itu Ibrahim yang baru saja dikaruniai putra yang sekian lama ia harapakan, mendpatkan perintah dari Allah untuk menyembelih putranya. Sebuah ujian yang sangat berat bagi Ibrahim mengingat Ismail adalah anak yang lucu dan amat ia cintai. Akan tetapi, rasa cinta beliau kepada sang putra tidak melebur dan meluluhkan cintanya kepada Allah. Malah, ketika Ibrahim memberi tahu Ismail bahwa beliau mendapat perintah dari Allah agar menyembelihnya, dengan suka rela Ismail bersedia menunaikan perintahnya.

Karena kepatuhan dan kerelaan Ibrahim dan Ismail dalam menjalankan perintah ini, maka Allah mengganti Islamil dengan seekor kambing kibas dan dengan begitu Ismail tidak jadi disembelih. Kerelaan dan kepatuhan telah mengantarkan Ibrahim dan putranya Ismail Lulus dalam menghadapi ujian dari Allah. Sampai sekarang ibadah kurban ini masih terus dilestarikan oleh kaum muslimin. Bahkan, sebagian ulama berpendapat hukumnya sunnah muakkadah.

Dasar ibadah kurban dapat kita lihat dalam firman Allah swt dalam QS. Al-Kaitsar [108]:1-3:

إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْإِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ
1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.

2. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah

3. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu Dialah yang terputus

Dalam ayat tersebut Allah menyebutkan dua ibadah secara khusus yaitu sahhlat dank urban. Hal ini disebabkan, shalat dank urban adalah ibadah yang paling utama untuk mendekatkan diri kepada Allah. Shalat meliputi ketundukan dalam hati dan anggota badan, sedangkan kurban ialah bentuk ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan cara mngorbankan barang paling utama yang dimiliki hamba serta mengeluarkan harta yang mengantarkan jiwa kepada cinta Allah.

Semangat berkurban Nabi Ibrahim dan Putranya Ismail seharusnya tidak hanya dimaknai sekedar menyembelih kurban saja, akan tetapi harus lebih dalam lagi dengan cara bagaimana jiwa pikiran kita mau ikut berkurban demi kepentingan menegakkan kalimat Allah di muka bumi.

Kita jangan sampai dilalikan oleh harta benda, anak-anak, dan segala bentuk kemewahan dunia dari ingat kepada Allah. Bahkan sebaliknya kita harus menjadikan harta benda dan anak-anak keturunan kita sebagai sarana untuk melakukan ketaatan kepada Allah. Hal ini telah diperingatkan Allah dalam firman-Nya, QS. Al-Munafiqun [63]:9

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

9. Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian Maka mereka Itulah orang-orang yang merugi.

Berkurban dalam kontek lebih luas tidak harus selalu berupa materi yang berbentuk uang atau harta benda karena tidak semua orng memiliki semua itu. Berkurban bias berbentuk tenaga, pikiran atu perbuatan. Itulah yang sekarang mulai luntur dari jiwa kaum muslimin.

Banyak hal yang dapat kita korbankan untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, berupa banjir, tsunami, tanah longsor dan lainnya. Misalnya dengan cara mengumpulkan dana untuk mereka, memberikan sebagian harta kita kepada mereka, membantu mereka mendirikan tempat tingga, dan mengajarkan ilmu pengetahuan.

Jia kita mau berkaca pada semangat berkurban Nabi Ibrahim dan putranya Ismail, sesunggguhnya mengorbankan harta benda belumlah seberapa beratnya. Lebih dari itu, kita harus meneladani Nabi Ibrahim yang dengan penuh keihklasan rela mengorbankan untuk anak yang dicintainya semata-mata demi Allah. Sebgaiman Allah berfirman dalam QS. QS. Al-Mumtahanah [60]:4

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ

Artinya: “Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; (QS. QS. Al-Mumtahanah [60]:4)

Ibadah kurban ialah salah satu bentuk rasa syukur atas nikamat Allah, harus mampu membangunjiwa kita menjadi sosok yang peka terhadap lingkungan sekitar dan peduli terhadap saudar-saudar yan gkurang mampu. Jangan samapi semangat hanyalah menjadi ritual tahunan yang kering makna. Semangat berkurban juga harus mampu menumbuhkan rasa solidaritas dan menumbuhkan jiwa social kita yang sudah lama membeku. Berkurban dengan menyembelih kambong atau sapi memeng memiliki banyak keutamaan. Akan tetapi ada makna mulia yang dapat kita tangkap dari semangat berkurban. Dengan demikian dimensi social dan semangat berkurban dapat kita teladani dengan baik.

Akhirnya, marilah kita berdo’a kepada Allah, semoga kita termasuk golongan hamba-hamba Allah yang suka berkurban untuk sesama. wallahu a'lam

 (Fahrur Muis dan Muhammada Suhadi. 2010. Hari Ini Saya Cemah Apa? Pegangan Praktis dan Cerdas Para Santri Kota. MQ Publishing: Bandung)

Category: ,

About wandibudiman.blogspot.com:
Blog ini merupakan blog yang dikelola oleh Wandi Budiman, seorang manusia lemah yang selalu mencari keridhaan dari Tuhannya (Allah swt). Terimaksih sudah berkunjung ke Blog ini Semoga apa yang sudah di posting di Blog ini menjadi Sesuatu yang bermanfaat.Amin..